Blognya DIAN SAHID

sebuah muatan yang dapat dikeluarkan dan dimanfaatkan

Hadits-hadits Dha’if seputar Ramadhan

quranHadits-Hadits Dha’if Seputar Ramadhan
(Disalin dari majalah As-Sunnah 07/VII/1424H hal 10 – 15.)
Oleh : Ustadz Arif Syarifuddin, Lc

Bulan ramadhan merupakan bulan yang ditunggu kedatangannya oleh seluruh kaum muslimin. Berbagai macam kegiatan diadakan dalam rangka memanfaatkan bulan Ini. Diantara kegiatan yang sering diadakan adalah ceramah atau ta’lim. Kegiatan Ini sangat membantu kaum muslimin dalam mengenal agama Islam ini. Namun sangat disayangkan, banyak diantara para da’i ini yang menyampalkan hadits-hadits dha’if (derajatnya lemah), bahkan hadits maudhu’ (palsu). Padahal mestinya kita berhati-hati dalam menyampaikan sebuah hadits. Kita harus tahu dulu derajat hadits tersebut jika kita sudah mengetahui, bahwa hadits tersebut maudhu’, namun kita tetap menyampaikannya, berarti terkena ancaman berdusta atas nama Rasulullah yang balasannya adalah neraka. Wal iyadzu billah.
Berikut ini kami sampaikan beberapa hadits dhaif dan maudhu’ yang banyak beredar di masyarakat bekaitan dengan bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.

1. Bulan Ramadhan itu permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah
(ampunan), dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.

2. Shalat Jum’at di Madinah seperti seribu shalat di tempat lain, dan puasa bulan Ramadhan di Madinah seperti puasa seribu bulan di tempat lain.

3. Dari Anas berkata, Nabi pernah ditanya, “Puasa apa yang paling utama
setelah Ramadhan?” Beliau menjawab, “(Puasa) Sya’ban untuk mengagungkan Ramadhan.” Beliau ditanya lagi, “Shadaqah manakah yang lebih utama?” Beliau menjawab, “Shadaqah di bulan Ramadhan.”


4. Dari lbnul Musayyib, ia pernah ditanya tentang puasa (Ramadhan) pada waktu safar, maka ia bercerita bahwa Umar bin Al Khaththab berkata, “Kami berperang bersama Rasulullah di bulan Ramadhan dua kali, pada perang Badar dan fathu Makkah, dan kami berbuka pada dua waktu tersebut.”

5. Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa berbuka satu hari pada (slang hari) Ramadhan tanpa ada sebab keringanan atau sakit, maka tidak bisa diganti meski dengan puasa sepanjang masa.”

6. Jika datang malam pertama bulan Ramadhan, Allah melihat kepada makhlukNya, dan jika Allah telah melihat hambaNya, maka Allah tidak akan mengadzabnya untuk selamanya, di setiap malam dan Allah memiliki satu juta jiwa yang dibebaskan dari api neraka.

7. Ketahuilah, aku kabarkan kepada kalian, bahwa malaikat yang paling utama adalah Jibril nabi yang paling utama adalah Adam hari yang paling utama adalah hari Jum’at , bulan yang paling utama adalah bulan Ramadhan, malam yang paling utama adalah malam lailatul qadar, dan wanita yang paling utama adalah Maryam binti lmran.

8. “Subhanallah, apa gerangan yang akan kalian hadapi dan apa gerangan yangakan mendatangi kalian – beliau ucapkan tiga kali-. “Umar bertanya, ‘ Wahai Rasulullah, apakah telah turun wahyu ataukah ada musuh yang datang?”Beliau menjawab, “Bukan, tetapi Allah akan mengampuni setiap ahli kiblat ini (umat Islam) pada awal bulan Ramadhan.” Sementara itu, ada seorang laki-laki di sudut kerumunan orang banyak sedang menggelengkan kepalanya sambil mengucapkan ‘puh, puh’. Maka Nabi berkata kepadanya, “Sepertinya dadamu merasa sesak dengan apa yang kamu dengar.”Orang tersebut menjawab, “Demi Allah, tidak, wahai Rasulullah. Akan
tetapi, engkau mengingatkan tentang orang-orang munakin.” Maka Nabi berkata,”Sesungguhnya orang munak itu kar, dan orang kar tidak memperoleh bagian sedikitpun dalam hal ini.”

9. Bulan Ramadhan itu tergantung diantara langit dan bumi, dan tidak akan
diangkat kepada Allah kecuali dengan zakat fitrah.

10. Orang yang berpuasa Ramadhan ketika safar seperti orang yang berbuka ketika mukim.

11. Barangsiapa beri’tikaf sepuluh hari di bulan Ramadhan, maka sama pahalanya seperti dua kali dan dua kali umrah.

12. Barangsiapa berbuka satu hari (di slang hari) bulan Ramadhan dalam keadaan mukim, maka hendaknya menyembelih seekor hewan kurban (unta atau sap). Jika tidak sanggup, maka memberi makan orangorang miskin dengan kurma sebanyak 30 sha’.

13. Sesungguhnya, syurga akan berhias menghadapi bulan Ramadhan dari tahun ketahun. Maka jika datang malam pertama bulan Ramadhan, berhembuslah angin dari bawah ‘arsy, lalu terbukalah daun-daun syurga dari tubuh Hur’ien (para bidadari syurga), lalu mereka berkata, “Wahai Rabb kami, jadikanlah untuk kami pasangan-pasangan dari hamba-hambaMu yang dapat menyejukkan mata kami dan menyejukkan mata mereka.”

14. “Barangsiapa memberi buka kepada seorang yang berpuasa di bulan Ramadhan dari pendapatan yang halal, maka malaikat akan mendo’akannya sepanjang malam-malam Ramadhan, Jibril akan menjabat tangannya. Dan barangsiapa yang tangannya dijabat oleh Jibril, maka hatinya akan lunak
dan air matanya akan banyak bercucuran.” Seorang laki-laki bertanya,’ Wahai
Rasulullah, jika seseorang tidak punya?” Beliau menjawab, “Cukup segenggam makanan.” Orang tersebut bertanya lagi,’Bagaimana dengan orang yang tidak
punya itu?” Beliau menjawab, “Kalau begitu sepotong roti.”Orang itu bertanya
lagi, “Bagaimana jika dia tidak punya itu.” Beliau menjawab,”Kalau begitu, seteguk susu. “Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana jika dia tidak punya itu?”
Beliau menjawab, “Kalau begitu, seteguk air minum.”

download penjelasan lengkap mengenai hadits-hadits dha’if seputar ramadhan (114 Kb)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: