Blognya DIAN SAHID

sebuah muatan yang dapat dikeluarkan dan dimanfaatkan

prihatin dengan bumi? pakai hydrocarbon

Kondisi bumi yang sudah tidak menentu, membuat para peneliti melakukan penelitian yang mendalam mengenai kondisi bumi yang sebenarnya, benarlah apa yang allah subhanahu wata’ala firmankan :

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali.” (QS. AR-Ruum [30]: 41).

Teknologi yang makin maju dan kebutuhan yang makin meningkat, memang mau tidak mau akan berdampak bagi manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.

Diantaranya yaitu masalah penipisan lapisan bumi yang bernama ozone, tahun lalu ane pernah mengikuti pelatihan retrofit mesin pendingin freon menjadi hydrocarbon oleh pertamina yang produknya bernama musicool, sangat risau sekali mengetahui kondisi bumi yang semakin parah, tapi allahu’alam itu semua misteri yang maha pencipta.

Salah satu langkah cerdas yang dapat kita lakukan terhadap mesin pendingin (AC) ialah berimigrasi dari freon menjadi hydrocarbon, seperti kita ketahui penggunaan AC di rumahan dan apalagi perkantoran sudah menjadi hal yang mendesak, setidaknya ini usaha kita didalam menjaga kondisi bumi yang kita tempati.

Diantara kita mungkin sudah pernah mendengar dengan yang namanya pemanasan global dan penipisan lapisan ozone, atau GWP (Global Warming Potential) dan ODP (Ozone Depletion Potential). Banyak efek yang ditimbulkan pemanasan global dan penipisan lapisan ozone ini diantaranya suhu bumi terasa semakin panas dan banyaknya penyakit-penyakit baru yang bermunculan, lapisan ozone ini sangat diperlukan bumi untuk menyaring sinar matahari yang masuk.

Freon, yang mempunyai komposisi cloro dan floro merupakan bahan kimia yang dapat merusak lapisan bumi, yaitu ketika bahan ini keluar ke udara bebas yang kemudian menguap ke lapisan ozone, maka lapisan ozone ini akan terpecah dan terikat oleh cloro dan floro sehingga pelindung bumi ini akan berkurang jumlahnya. Memang bahan ini dapat ini dapat terurai secara alami, namun waktu yang dibutuhkan sangat lama sekali yaitu mencapai puluhan bahkan ratusan tahun.

Sebagai gantinya, ialah dari yang berbahan hydrocarbon, sumbernya alami dari perut bumi seperti LPG yang sering digunakan untuk memasak di dapur. Selain karakteristiknya lebih aman bagi bumi, maka bahan ini juga lebih hemat energi pada aplikasi mesin pendingin dengan penghematan mencapai 30%.
maaf… sambungan tulisan ini tidak dapat dilanjutkan berhubung terjadi kerusak database pada blog ane.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: